Author Archives: admin

RENUNGAN HARIAN PATER JULES CHEVALIER

Chevalier 2

31 OKTOBER

1926 Pulau Yule: “Pesta Kristus Raja dirayakan untuk pertama kalinya. Sakramen ditakhtakan. Saya menyerahkan umat kepada Hati Kudus”. (Catatan Boismenu)

Jumlah Besar Orang Kudus (1)

Dari seluruh umat manusia, berapakah orang yang kudus? Saya percaya, sebagain besar. Memang saya tahu: “Diluar Gereja tak ada keselamatan”. Itu betul. Akan tetapi yang dimaksud dalam ajaran ini ialah ‘Jiwa Gereja’. yang diperhitungkan sebagai jiwa Gereja ialah mereka yang dengan niat baik (bona fide) melakukan semua kewajibannya. (SC p.299)

01 NOVEMBER

1880 Pastor Lannuzel merayakan Misa pertama di Port-Breton, PNG.

1883 Henri Verius ditahbiskan Imam di Roma.

1885 Terbitan Warkat MSC Belgia pertama (Edisi Perancis dan Edisi Belanda).

1902 Suster MSC pertama tiba di Vunapope (PNG).

1955 Misa pertama di Generalat MSC,  Via Asmara 11, Roma.

1956 P. Alex Smulders MSC (Belanda) menjadi Administrator Provinsial Philipina.

1981 Regio MSC Kamerun didirikan, masuk dalam Provinsi Perancis.

Jumlah Besar Orang Kudus (2)

“Syukur bahwa Allah mendekap setiap jiwa ciptaanNya dengan jalinan cinta kasihNya”    (Pater Faber).

Demikian Allah mau menyelamatkan semua manusia dengan cintaNya yang kuat dan tak terbatas. Allah tidak mati di Salib untuk memperoleh hasil tebusan yang sedikit saja. PanenanNya akan besar dan berlimpah ruah. Dialah yang akhirnya akan menang. Hati Yesus sumber bahagia kita, penuh belaskasihan, menggembirakan hati kita dengan pengharapan besar. (SC p.299-300)

 

 

 

Pengunjung FDNSC suka share di sosmed berikut:
FacebookTwitterGoogle+LinkedInTumblrPinterestMySpaceShare

RENUNGAN PATER JULES CHEVALIER

Chevalier 2

13 JUNI

1891 Roma: Kongregasi para Uskup dan biarawan mengeluarkan dekrit mengenai “Sanationes” (pemulihan hal yang belum sah). Ia juga memerintahkan bahwa para asisten umum harus berdomisili bersama dengan general. Begitu P. Jouet tidak lagi asisten, namun tetap Prokurator Umum.
1895 Visitasi biara Roma oleh P. Chevalier beserta P. Piperon dan P. Lanctin. Audiensi pada Paus Leo XIII.
1946 Vikariat Papuasia dibagikan atas Vikariat Port Moresby dan Prefektur Samarai. Pater A. Sorin MSC menjadi Vikaris Port Moresby dan Administrator Samarai.

Hati Yesus Sebagai Sentrum

Yesus adalah ciptaan yang memberikan diri-Nya total kepada Allah. Gaya tarik-Nya dan puncak cita-cita-Nya adalah Allah. Persatuan Yesus dengan Allah, bukankah dengan istimewa terwujud dalam hati-Nya yang kudus.
Hati Allah menyerbu ke dalam ciptaan, terdorong oleh tarikan cinta kasih. Hati ciptaan menanjak menuju Allah oleh gaya tarik yang tak terlawan.
Dalam Yesus kedua hal itu terpadu, dipersatukan demikian erat sehingga dua hati menjadi satu. Hati yang satu itu adalah buah perjumpaan antara surge dengan bumi.
Inilah kecambah yang dinubuatkan para nabi. Langit memberikan dirinya laksana embun, awan-awan menurunkan hujannya maka tanah itu menumbuhkan tunas itu dari kolongnya. Seluruh ciptaan menuju pada satu tujuan, harus menghasilkan satu buah. Hasil buah yang dirindukan itu adalah hati-Mu, ya Yesus.

(SC, p. 96)

DAILY READING
June 13

1891 Rome: The Congregation of Bishops and Regulars issues a decree regarding the ‘sanationes’. It prescribes also that the general assistants must reside with the general; Father Jouë, therefore, is no longer assistant but remains General Procurator.
1895 Canonical visitations of the MSC House in Rome by Father Chevalier, accompanied by Fathers Piperon and Lanctin. They have also an audience with Pope Leo XIII.
1946 The Vicariate of Papua is divided into the Vicariate of Port Moresby ant the Prefecture of Samarai. Father A. Sorin (F) is appointed Vicar of Port Moresby and Administrator Prefect of Samarai.

The central place of the Heart of Christ

In Jesus creation gives itself to God totally;
it loses itself in God,
its supreme rapture and aspiration.
And doesn’t this union of love
take place above all in the Sacred Heart?
The Heart of God hastens down to his creation,
borne by the weight of an infinite love,
and the heart of creation rises towards God,
drawn by an attraction that dominates all others.
It is in Jesus that these two hearts meet,
and they unite so profoundly
that the two hearts become one,
and this single Heart
is the fruit both of heaven and of earth:
“See the sprout of which the Prophets spoke!
The heavens have given it like dew,
the clouds have poured it out like rain,
and the earth has seen it spring from within it.
Creation has a purpose, it has one fruit to produce:
it is your Heart, my Jesus!” (Mgr. Baudry)
(SC, p. 76)

Pengunjung FDNSC suka share di sosmed berikut:

NOVENA BUNDA HATI KUDUS

KK 3

Hari Pertama
Bunda Hati Kudus, teladan wanita yang penuh iman dan cinta
(Yoh 2:1-10, Luk 1: 26-38)
Bunda Hati Kudus, jalan menuju surga penuh rintangan dan tantangan, namun oleh karena kekuatan imanmu kami kaumampukan untuk tetap setia pada jalan keselamatan dan kebahagiaan kekal yaitu Puteramu Yesus. Kami menyadari bahwa rahmat yang kau berikan kepada kami jauh melampaui hal-hal yang bersifat duniawi.
Bunda Hati Kudus, tuntunlah kami agar mampu menggunakan rahmat-rahmat itu dalam iman akan Puteramu, Yesus Kristus dan dalam kepasrahan akan kehendak Allah. Semoga melalui Cinta-Nya, kami dimampukan untuk menghadapi realita hidup kami, bersikap pasrah dan selalu mengutamakan kehendak Allah, bukan kehendak kami sendiri. Amin.

INGATLAH YA BUNDA HATI KUDUS 

Ingatlah ya Bunda Hati Kudus, akan segala karya ajaib yang dilakukan Tuhan bagimu. Ia telah memilih engkau menjadi bunda-Nya. Ia menghendaki engkau berdiri dekat salib-Nya. Ia mengikutsertakan dikau dalam kemuliaan-Nya. Ia mendengarkan doamu. Persembah kanlah kepada-Nya, segala pujian dan ucapan syukur kami. Unjukkanlah kepada-Nya permohonan kami. Jadikanlah hidup kami serupa dengan hidupmu di dalam cinta Puteramu, agar datanglah kerajaan-Nya. Hantarkanlah semua orang kepada sumber Air Hidup, yang memancar dari Hati-Nya, yang menyiram ke seluruh bumi, pengharapan dan keselamatan, keadilan dan perdamaian. Perhatikanlah iman kami, jawablah seruan kami, dan sudilah engkau menunjukkan dirimu selalu bahwa engkaulah Bunda kami. Amin.

Hari Kedua
Kekuasaan Bunda Hati Kudus
(Yoh 2 : 11)
Bunda Hati Kudus, kami percaya akan peranan, kebaikan dan perlindunganmu. Pengaruh doamu sangat kuat pada Hati Putera-Mu, sehingga dapat mendatangkan rahmat bagi kami bagaikan air yang mengalir. Bersandar pada peranan yang kau miliki, kami mohon pertolonganmu dalam kesulitan yang kami alami sehari-hari, baik karena kelemahan, kedosaan, maupun kegelapan hidup kami.
Bunda Hati kudus, semoga berkat bantuan dan kebaikanmu, engkau dapat membebaskan kami dari situasi hidup yang kurang menguntungkan bagi panggilan hidup kami. Amin.

Ingatlah ya Bunda Hati Kudus…

Hari Ketiga
Bunda Hati Kudus, pengantara doa yang baik (Kis 1;12-14)
Bunda Hati Kudus, pengantara doa kami. Kami bersyukur atas kerelaan hatimu untuk mendengarkan segala keluh kesah dan permohonan kami. Engkau mendapat rahmat khusus sebagai penyalur doa-doa kami dan berkat kuasa Yesus Puteramu, yang dianugerahkan kepadamu, kami mendapat pertolongan dari-Nya.
Bunda Hati Kudus, bantulah kami manusia yang penuh dengan kerapuhan ini. Bebaskanlah kami dari segala dosa kesombongan dan setiap kejahatan yang merugikan hidup kami. Arahkanlah pikiran, perkataan dan perbuatan kami dalam menjalankan karya kerasulan kami, agar kami layak mewartakan kabar baik Puteramu. Menjadi saksi Cinta Puteramu di manapun kami berkarya dan menjadi pengantara sesama kami menuju hati Puteramu. Amin.

Ingatlah ya Bunda Hati Kudus…

Hari Keempat
Perlindungan Bunda Hati Kudus
(Luk 2 : 41-52)
Bunda Hati Kudus, pelindung kami, kami anak-anakmu datang memohon kederma wanan hatimu. Semoga berkat perlindungan mu kami diperkenankan bersatu dengan Yesus Puteramu, dijauhkan dari segala mara bahaya dan memperoleh kesehatan jasmani dan rohani. Bunda Hati Kudus, bantulah kami agar mampu mewartakan cinta puteramu Yesus Kristus yang penuh belas kasih, menarik kembali orang-orang yang menjauhkan diri darimu untuk bersatu dengan engkau dan Puteramu Yesus.
Bunda Hati Kudus, semoga kami mampu menghayati semangat cintamu yang berkobar-kobar kepada sesama, lebih-lebih bagi orang-orang kecil, miskin, terasing dan kesulitan lainnya. Semoga kami dapat menanggung dukacita di dunia ini sehingga kelak dapat merasakan sukacita kekal. Amin.

Ingatlah ya Bunda Hati Kudus……

Hari Kelima
Bunda Hati Kudus, teladan ibu yang baik bagi keluarga
(Luk 2:51-52)
Bunda Hati Kudus, perananmu dihormati dalam karya keselamatan Allah, yang dinyatakan dalam misteri kehidupan Kristus. Engkau dibentuk dan dijadikan sebagai ibu yang baik dalam keluarga. Engkau bersatu erat dengan Puteramu dan Santo Yusuf dalam doa dan dalam kehidupanmu harian. Hati Yesus Puteramu senantiasa mengalirkan sumber rahmat yang tiada batasnya kepadamu. Sumber itu senantiasa mengalir kan air untuk menyiram dan menyegarkan jiwa-jiwa yang kering dan haus akan cintamu.
Bunda Hati Kudus, oleh karena kebaikanmu, engkau menerima tugas luhur dari Putera Ilahi untuk mengalirkan rahmat kepada jiwa-jiwa ; yang lemah dikuatkan, yang sedih mendapat penghiburan dan kedamaian. Meskipun merasa tidak layak, kami tetap mengharapkan kebaikan hatimu yang mengagumkan itu. Semoga dari hari ke hari, kami mampu menghayati semangatmu untuk selalu berbuat baik kepada siapapun juga dan siap sedia menjadi pelayan Kristus yang setia. Semoga para orang tua di zaman ini dikuatkan dengan teladan dan doamu. Dan semoga anak-anak dapat menghormati orang tuanya, mengabdi gereja dan masyarakat dengan penuh iman, harap dan kasih. Amin.

Ingatlah ya Bunda Hati Kudus…..

Hari Keenam
Bunda Hati Kudus, teladan hati yang berbelas kasih dan penuh harapan (Yoh 4:10-14)
Bunda Hati Kudus, sebagai bukti cinta-Nya kepada manusia, Puteramu Yesus telah mengorbankan diri, disiksa, dianiaya, dihina dan akhirnya wafat di kayu salib. Dia memperlihatkan Hati-Nya yang luka dan cinta-Nya yang bernyala-nyala itu. Dari dalam Hati-Nya itu dibagikan cinta yang tiada taranya kepada kami melalui engkau. Kami percaya, berkat perantaraanmu, cinta dan belaskasih kerahiman Hati Kudus Yesus pasti akan terbuka bagi kami. Berilah kami hati dan pikiran yang murni dan jujur, sehingga kami bertumbuh dan berkembang menuju kesempurnaan yang dipenuhi rahmat Allah. Bunda Hati Kudus, kami menyerahkan diri seutuhnya kepadamu sambil memohon anugerah belaskasih dan Cinta Hati Kudus Yesus, agar kami mampu melayani sesama di dunia yang rusak karena dosa sebagai balasan terhadap Cinta Ilahi Puteramu. Amin.

Ingatlah ya Bunda Hati Kudus…….

Hari Ketujuh
Bunda Hati Kudus, pelayan dan pemersatu umat
(Luk 1:39-45)
Bunda Hati Kudus, kami datang menghadapmu, dengan seluruh keberadaan diri kami dan dengan penuh kepercayaan kepadamu. Kami mempersatukan doa kami bersama umat beriman di seluruh dunia. Dengan sehati sejiwa kami mohon, sudilah engkau mempersatukan orang-orang yang memisahkan diri dari gereja. Semoga dengan kekuatan doa dan dalam kesaksian hidup, kami mampu melayani orang-orang yang dipercayakan kepada kami dengan sepenuh hati, mempererat mereka satu sama lain sebagaimana telah engkau teladankan bersama Puteramu. Buatlah kami semakin mengakui bahwa engkaulah Ibu kami yang baik dan pemersatu umat beriman.
Bunda Hati Kudus, doakanlah kami agar mampu menghayati dan mengamalkan kualitas-kualitas hatimu dalam karya pelayanan kami sehari-hari dan saling berbagi dalam suka maupun dalam duka. Amin

Ingatlah ya Bunda Hati Kudus…….

Hari Kedelapan
Bunda Hati Kudus, ibu yang murah hati dan penolong orang miskin
(Zef: 3:11-13)
Bunda Hati Kudus yang murah hati dan dekat dengan Hati Kudus Yesus. Puteramu selalu mengabulkan doa-doa permohonan yang kau panjatkan kepada-Nya. Perkenankanlah kami mohon, agar kami selalu mencari kehendak Allah Bapa dalam peristiwa hidup dan selalu bermurah hati kepada siapa saja, lebih-lebih terhadap orang miskin baik miskin jasmani maupun rohani. Semoga keteladananmu senantiasa menjadi kekuatan bagi kami dalam menghadapi situasi zaman yang penuh dengan berbagai tantangan. Semoga kami mampu mengembangkan sikap hati yang sederhana, rela memberi tanpa pamrih dan percaya akan kemurahan hati Allah.
Bunda Hati Kudus bantulah kami untuk tidak menggantungkan kepercayaan kami kepada kekuasaan, kekayaan dan jabatan melainkan menaruh kepercayaan kepada Allah sumber cinta. Amin

Ingatlah ya Bunda Hati Kudus……

Hari Kesembilan
Bunda Hati Kudus teladan hati yang penuh syukur (Luk 1:46-55)
Bunda Hati Kudus, pada hari terakhir novena ini, kami datang kepadamu untuk bersyukur dan berterima kasih atas kebaikanmu kepada kami. Kami akan mengenang kebaikanmu dan memuliakan namamu di mana saja kami berada. Kami percaya engkau akan menyampaikan seluruh permohonan kami kepada Puteramu Yesus Kristus. Semoga semangat hati penuh syukur yang engkau miliki, dapat kami hayati untuk selalu memuji dan memuliakan nama Allah dalam situasi dan kondisi apapun.
Bunda Hati Kudus, lindungilah kami dan semua orang yang kami percayakan kepadamu, semoga kami memperoleh rahmat yang melimpah dari Hati Yesus sebagai kekuatan untuk berziarah di dunia ini dan untuk melaksanakan kehendak Allah. Amin.

Ingatlah ya Bunda Hati Kudus…

Pengunjung FDNSC suka share di sosmed berikut:

HAPPY BIRTHDAY

membuat-rangkaian-bunga-segar-sederhana-11 (1)

Selamat Ulang Tahun:

1. Sr. M. Mechtildis Tukan (20 Agustus)

2. Sr. M. Carina Geti Ayu Ningsih (20 Agustus)

3. Sr. M. Laurentia Piranti (23 Agustus)

4. Sr. M. Florentina Sunlety (23 Agustus)

5. Sr. M. Valentine Pawarrangan (24 Agustus)

6. Sr. M. Damiana Samsiyati (26 Agustus)

7. Sr. M. Monika Kaha (27 Agustus)

Semoga rahmat Kasih Allah  membahagiakan para suster dalam menjalani kehidupan setiap hari.

Pengunjung FDNSC suka share di sosmed berikut:

PRINSIP HIDUP PUTRI BUNDA HATI KUDUS

1. MISTIK PBHK

  • Kasih Allah Bapa kepada manusia yang terutama nampak dalam Hati Yesus, yang    berkat Roh Kudus menjelma menjadi manusia melalui Bunda Maria.
  • Cinta tersebut disaksikan secara istimewa oleh Maria, Bunda Hati Kudus, dalam      jalinan intimitas Hati dengan Sang Puteranya.
  • Keterbukaan Hati dalam wujud keprihatinan terhadap segala bentuk kemalangan    dan penderitaan manusia dan keterlukaan (tertikam) oleh dosa-dosa manusia.
  • Putri Bunda Hati Kudus ingin bersama Maria memasuki misteri Hati Yesus, dan        memberi kesaksian tentang cinta itu melalui perutusannya ke dalam dunia dalam   kesatuan dengan Gereja.

2. CARA HIDUP PBHK
Mistik / Kharisma PBHK mengilhami cara hidup seorang PBHK dan mewujudkannya dalam suatu penyerahan / bakti diri secara total kepada Yesus, sang Putera, yang bersama Maria, ibuNya, dipersatukan oleh intimitas kasih.

a. Personal
Penyerahan / bakti diri secara total dan personal kepada Yesus bersama Maria, dengan hati tak terbagi melalui:
1) Hidup berkaul: tanda dan ungkapan pembaktian diri sepenuhnya.
2) Hidup doa / batin: jalinan kesatuan dengan Dia yang memanggil dan mengutus; khususnya Ekaristi, sebagai perayaan dan santapan, kurban dan kehadiran merupakan pusat dan puncak seluruh hdiup bakti. Di dalamnya kesatuan dengan Yesus dirayakan dan diungkapkan sepenuhnya. Spiritualitas Ekaristi harus tetap menjiwai seorang PBHK dlam keadaan apapun.
3) Sarana-sarana lain untuk pendalaman hidup bakti, seperti:
a) Adorasi: hidup kita menjadi santapan dan sumber kehidupan bagi sesame, sehingga hidup kita dapat menjadi pujian bagi Allah, yang nampak dalam Hati Kudus Yesus.
b) Pemulihan: hidup kita menjadi silih, yang berarti rela menderita bagi dosa-dosa manusia, bahkan rela menjadi “tumbal” demi terbebasnya orang-orang dari kematian dosa.

b. Komuniter
Dalam kesatuan denga rekan-rekan seprofesi kehidupan bersama, merupakan suatu ungkapan dan balasan cinta kasih Kristus, melalui hidup berkaul, hidup doa, Ekaristi, Adorasi, pemulihan yang semuanya bercorak komuniter.

3. APOSTOLAT
Kita dipanggil mengikuti Kristus secara lebih dekat melalui Kongregasi. Seluruh hidup kita merupakan kesaksian profetis di dalam Gereja dan dunia atas cinta kasih Allah, supaya orang-orang, di manapun juga berada, dapat mengalami bahwa mereka dikasihi Allah dalam diri Yesus.
Suster PBHK, dalam kebersamaan Maria, Bunda Hati Kudus, dipanggil dan diutus oleh Yesus untuk mengambil bagian dalam karya penebusan Allah menjadi Rasul Cinta Hati Kudus, untuk menaburkan hidup dan menjadi santapan bagi manusia, khususnya orang-orang yang malang, miskin , menderita dan tertindas, seturut charisma Pater Chevalier, agar Hati Kudus Yesus dikasihi di mana-mana.

Dalam gerakan ini keprihatinan terdalam PBHK adalah:
a. Menaburkan, mewartakan dan membagikan kasih Tuhan seperti tampak dalam Hati Kristus yang prihatin terhadap nasib manusia dan yang tertikam/ terluka oleh dosa-dosa manusia.
b. Meneladan Hati Kudus Yesus yang tergerak oleh belaskasih melihat segala penderitaan dan kesusahan orang lain, dan menghantar mereka kepada HatiNya untuk disembuhkan dan dibebaskan.
c. Memulihkan dunia yang dilanda oleh dosa kepada cinta Hati Kudus Yesus.

IDENTITAS PBHK

WANITA RELIGIUS YANG:

1. Mengagumi dan mengalami cinta Bapa, sebagaimana nyata dalam diri Yesus yang berkat pencurahan Roh Kudus mengosongkan diri menjadi manusia dan nampak dalam HatiNya yang prihatin dan tertikam demi keselamatan manusia.

2. Terpikat dan didorong oleh intimitas Hati Yesus dan Hati Maria, berhasrat memasuki misteri Hati Yesus, yang prihatin akan nasib manusia dan yang tertikam karena dosa-dosa manusia.

3. Menyerahkan hidupnya secara utuh, menyeluruh, radikal, tak terbagi kepada cinta Hati Kudus Yesus melalui hidup berkaul, hidup berkomunitas, hidup doa, khususnya Ekaristi, Adorasi, pemulihan dan kerasulan.

4. Mewarisi semangat Pater Chevalier ikut ambil bagian dalam gerak keprihatinan Hati Kudus dengan menjadi rasul cinta HatiNya untuk menaburkan hidup, mewartakan dan membagikan kasihNya serta menjadi santapan bagi semua orang, terutama mereka yang kecil, menderita, tersingkir, agar Hati Kudus Yesus dicintai di mana-mana.

Pengunjung FDNSC suka share di sosmed berikut:

HAPPY BIRTHDAY

24f547cd44f1dc534665f236fcaa534b

Selamat Ulang Tahun:

1. Sr. M. Kanisia Sri Wahyuningsih (13 April)

2. Sr. M. Godeliva Elkel (15 April)

3. Sr. M. Helene Korompis (18 April)

4. Sr. M.Ursula Endang R. Parhusip (20 April)

5. Sr. M. Aurelia Nur Indah Puspasari (21 April)

6. Sr. M. Astrid Let-Let (22 April)

7. Sr. M. Rosa de Lima Kustinah (22 April)

9. Sr. M. Regina Pratiwi (01 Mei)

10. Sr. M. Antonetta Kaman (05 Mei)

11. Sr. M. Sylvia Patandean (05 Mei)

12. Sr. M. Matilda Kamamas (05 Mei)

Semoga senantiasa mengalami kasih Allah dalam kehidupan setiap hari.

Pengunjung FDNSC suka share di sosmed berikut:

YOUR LOVE

Sacred Heart-18

 

Your Love by Michael G. Spence

Lord put your love between my
shoulder and my cross to help me bare the weightLord put your love between my heart
and my suffering to take some of the pain.

Lord put your love between my eyes
and your cross that I may not lose it’s sight.

Lord put your love between my tongue
and my enemy to remove it’s sting.

Lord put your love between my mouth
and my soul that I may forever your praises sing.

Lord put your love in my hand, that I
may use it to help my follow man.

Lord put your love in my soul
that I might enlighten the world.

 

 

 

 

Pengunjung FDNSC suka share di sosmed berikut:

ROSARIO MERAH PUTIH

DESAIN-LEFLET-DEPAN-SDH DICOMPRESSED

DESAIN-LEFLET-DALAM-SUDAH DI COMPRESSED

 

 

ROSARIO MERAH PUTIH

Rosario Merah Putih adalah salah satu penanda gerakan “Amalkan Pancasila” sesuai Arah Dasar 2016-2020 Keuskupan Agung Jakarta. Dinamakan Rosario Merah Putih karena:
1. Warna merah putih sangat impresif, dimaksudkan untuk mengingatkan kita pada Bendera Indonesia, Sang Saka Merah Putih. Merah berarti berani membela kebenaran karena Iman kepada Allah Bapa, Allah Putera dan Roh Kudus. Putih berarti suci, tulus dan murni karena Kasih Allah semata.
2. Terbuat dari butiran-butiran manik yang berwarna merah dan putih lengkap dengan medali Kerahiman Allah yang memerdekakan dan logo KAJ serta Salib khas KAJ.
Diharapkan Rosario Merah Putih mampu membangun kesadaran kita di dalam peziarahan ini untuk berdoa bersama Bunda Maria bagi keselamatan Bangsa dan Negara. Mengingatkan kita untuk semakin 100% Katolik 100% Indonesia. Berdoa Rosario Merah Putih juga menjadi salah satu ungkapan cinta umat beriman kepada tanah air dan tanda kepedulian kita untuk terus-menerus amalkan Pancasila dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Sebagai sebuah gerakan, dianjurkan untuk membuat sendiri Rosario Merah Putih bersama keluarga/lingkungan/komunitas. Selain sebagai bagian dari ungkapan devosional kita kepada Bunda Maria, aktivitas membuat Rosario Merah Putih juga dapat mengakrabkan kita satu sama lain, terutama antar-anggota keluarga sebagaimana yang diharapkan dalam Target (point 1.3) Rencana Strategis Arah Dasar 2016-2020. Selain digunakan sendiri, Kita pun dapat membagikan Rosario Merah Putih yang kita buat kepada mereka yang membutuhkan.
Berdoa dengan menggunakan Rosario Merah Putih sama seperti berdoa Rosario pada umumnya. Intensi doa saja yang perlu ditambahkan untuk Bangsa dan Negara. Ada lima intensi yang terbagi ke dalam setiap peristiwa. Apapun peristiwanya, silakan mendoakan intensi ini:
1.Peristiwa Pertama untuk kebahagiaan kekal jiwa-jiwa para pahlawan,
2. Peristiwa Kedua untuk keutuhan alam Indonesia yang kaya dan subur.
3. Peristiwa Ketiga untuk persatuan Indonesia.
4. Peristiwa Keempat untuk kebijaksanaan para Pemimpin kita.
5. Peristiwa Kelima untuk upaya-upaya mewujudkan keadilan sosial.
Diucapkan dan dimohonkan setelah merenungkan peristiwa. Dilanjutkan dengan doa “Bapa Kami” dan 10x doa “Salam Maria”. Intensi doa dapat dilihat pada lembaran ini. Terdiri dari doa anak, doa remaja dan doa umum.
Rosario Merah Putih: bergemalah!

Pengunjung FDNSC suka share di sosmed berikut:

HAPPY BIRTHDAY

1737987ko4qsk6aim

 

Selamat Ulang Tahun kami ucapkan kepada:

1. Sr. M. Claudia Surtilah (04 April)

2. Sr. M. Martina Fanumby (06 April)

3. Sr. M. Benedicta Ratih Puspa (08 April)

4. Sr. M. Dyonisia Titik Suprapti (10 April)

5. Sr. M. Celestina Welerubun (11 April)

6. Sr. M. Regina Tawurutubun (12 April)

7. Sr. M. Sara Heatubun (12 April)

8. Sr. M. Victoria Moiwend (12 April)

Semoga selalu mengalami kasih Allah dalam menjalani kehidupan setiap hari sehingga senantiasa setia di jalan panggilan.

 

Pengunjung FDNSC suka share di sosmed berikut:

WEJANGAN PAUS FRANSISKUS DALAM AUDIENSI UMUM 30 Maret 2016

pope francis

ALLAH LEBIH BESAR DARIPADA DOSA-DOSA KITA

Saudara dan saudari terkasih, selamat pagi!

Hari ini kita menyelesaikan katekese tentang kerahiman dalam Perjanjian Lama, dan kita melakukannya dengan merenungkan Mazmur 51, yang dikenal sebagai Miserere. Ini adalah sebuah doa pertobatan yang di dalamnya permintaan akan pengampunan didahului oleh pengakuan kesalahan yang di dalamnya Pemazmur, memungkinkan dirinya dimurnikan oleh kasih Tuhan, menjadi ciptaan baru, yang mampu taat, mampu teguh dalam roh dan mampu memuji dengan tulus.

“Gelar” yang diberikan oleh tradisi Yahudi kuno pada Mazmur ini mengacu kepada Raja Daud dan dosanya dengan Batsyeba, istri Uria, orang Het. Kita tahu dengan baik perselingkuhan tersebut. Raja Daud, yang dipanggil oleh Allah untuk menggembalakan kepada umat-Nya dan memimpin mereka di jalan ketaatan kepada Hukum Ilahi, mengkhianati perutusannya dan, setelah berzinah dengan Batsyeba, menginginkan suaminya dibunuh. Dosa yang mengerikan! Nabi Natan mengungkapkan kesalahannya kepadanya dan membantu dia untuk mengakuinya. Ini adalah saat pendamaian dengan Allah, dalam pengakuan akan dosanya. Dan di sini Daud rendah hati; ia luar biasa! Barangsiapa berdoa dengan Mazmur ini diundang untuk memiliki perasaan-perasaan pertobatan yang sama dan percaya kepada Allah seperti yang dilakukan Daud, ketika ia bertobat dan, meskipun merupakan Raja, merendahkan dirinya, tanpa takut mengakui kesalahannya dan menunjukkan penderitaannya kepada Tuhan, namun yakin akan kepastian kerahiman-Nya. Dan apa yang ia lakukan bukanlah dosa kecil, kebohongan kecil : ia telah melakukan perzinahan dan pembunuhan!

Mazmur dimulai dengan kata-kata permohonan ini :

“Kasihanilah aku, ya Allah, menurut kasih setia-Mu, hapuskanlah pelanggaranku menurut rahmat-Mu yang besar! Bersihkanlah aku seluruhnya dari kesalahanku, dan tahirkanlah aku dari dosaku!” (ayat 3-4)

Doa permohonan yang ditujukan kepada Allah kerahiman karena, tergerak oleh kasih yang besar seperti kasih seorang ayah atau seorang ibu, Ia memiliki belas kasih, yaitu, Ia menganugerahkan rahmat, menunjukkan kebaikan-Nya dengan kebajikan dan pemahaman. Ini adalah seruan patah hati kepada Allah, satu-satunya yang bisa membebaskan dari dosa. Gambar yang sangat mudah dibentuk digunakan : hapuskanlah, bersihkanlah aku, tahirkanlah aku. Kebutuhan nyata manusia diwujudkan dalam doa ini : satu-satunya hal yang kita benar-benar butuhkan dalam hidup kita adalah diampuni, dibebaskan dari kejahatan dan konsekuensi-konsekuensi kematiannya. Sayangnya, kehidupan sering membuat kita mengalami situasi-situasi ini dan, di dalamnya, kita pertama-tama harus percaya dalam kerahiman. Allah lebih daripada dosa kita. Marilah kita tidak melupakan hal ini : Allah lebih besar daripada dosa kita! “Bapa, saya tidak tahu bagaimana mengatakannya, saya telah melakukan begitu banyak <dosa>!” Allah lebih besar daripada semua dosa yang bisa kita lakukan. Allah lebih besar daripada dosa kita. Maukah kita mengatakannya bersama-sama? Semua bersama-sama : “Allah lebih besar daripada dosa kita!” Sekali lagi : “Allah lebih besar daripada dosa kita!” Dan kasih-Nya adalah sebuah lautan yang di dalamnya kita dapat membenamkan diri tanpa takut terbebani : bagi Allah, mengampuni berarti memberi kita kepastian bahwa Ia tidak pernah meninggalkan kita. Sebab jika kita dituduh olehnya, Allah adalah lebih besar dari pada hati kita serta mengetahui segala sesuatu (bdk. 1 Yoh 3:20), karena Allah lebih besar daripada dosa kita.

Dalam hubungan ini, siapa pun yang berdoa dengan Mazmur ini mencari pengampunan, mengakui kesalahannya, tetapi, ia mengakuinya, ia merayakan keadilan dan kekudusan Allah. Dan kemudian, ia meminta rahmat dan kerahiman lagi. Pemazmur dipercayakan dirinya kepada kebaikan Allah; ia tahu bahwa pengampunan ilahi sangat efektif, karena ia menciptakan apa yang tak terkatakan. Dosa tidak tersembunyi, tetapi dihancurkan dan dihapuskan; tetapi, pada kenyataannya ia dihapuskan dari akarnya, tidak seperti yang mereka lakukan di binatu, ketika kita mengambil pakaian yang memiliki noda dihapuskan. Tidak! Allah menghapus dosa kita pada kenyataannya dari akar, semuanya! Oleh karena itu, peniten menjadi murni lagi, setiap noda dihilangkan dan ia sekarang lebih putih dari salju yang tidak terkotori. Kita semua orang-orang berdosa. Apakah ini benar? Jika salah satu dari kalian tidak tahu dirinya orang berdosa, biarkanlah dia mengangkat tangannya … Tak seorang pun! Kita semua demikian. Dengan pengampunan, kita orang-orang berdosa menjadi ciptaan-ciptaan baru, penuh sekali dengan Roh dan penuh akan sukacita. Sekarang kenyataan baru dimulai bagi kita: hati yang baru, semangat yang baru, kehidupan yang baru. Kita, orang-orang berdosa yang diampuni, yang menerima rahmat ilahi, juga bisa mengajar orang lain untuk tidak berbuat dosa lagi. “Tetapi Bapa, aku lemah, aku jatuh, jatuh”. “Tetapi jika kalian jatuh, bangkitlah! Bangkitlah Naik! “Ketika seorang anak jatuh, apa yang ia lakukan? Ia mengangkat tangannya kepada ibunya, kepada ayahnya, sehingga ia dibantu untuk bangun. Kita harus melakukan hal yang sama! Jika kalian jatuh ke dalam dosa kelemahan, angkatlah tangan kalian. Tuhan akan mengambilnya dan membantu kalian bangkit. Ini adalah martabat pengampunan Allah. Martabat yang diberikan pengampunan Allah kepada kita adalah martabat kebangkitan, berdiri selalu, karena Ia menciptakan pria dan wanita untuk berdiri.

Pemazmur mengatakan

“Jadikanlah hatiku tahir, ya Allah, dan perbaharuilah batinku dengan roh yang teguh! ….. aku akan mengajarkan jalan-Mu kepada orang-orang yang melakukan pelanggaran, supaya orang-orang berdosa berbalik kepada-Mu” (ayat 12.15).

Saudara dan saudari terkasih, kita semua membutuhkan pengampunan Allah, dan itu adalah tanda terbesar kerahiman-Nya – karunia agar setiap orang berdosa yang diampuni dipanggil untuk berbagi dengan setiap saudara atau saudari yang ia jumpai. Semua orang yang telah ditempatkan Tuhan di samping kita, para kerabat, para sahabat, kolega, umat paroki … semuanya, seperti kita, membutuhkan kerahiman Allah. Menyenangkannya diampuni, tetapi kalian juga, jika kalian ingin diampuni, ampunilah pada gilirannya. Ampunilah! Semoga Tuhan menganugerahkan kita, melalui perantaraan Maria, Bunda Kerahiman, menjadi saksi-saksi pengampunan-Nya, yang membersihkan hati dan mengubah hidup kita. Terima kasih.

[Sambutan kepada para peziarah berbahasa Italia]

Dalam sukacita khas Kebangkitan, pikiran saya tertuju kepada para Diakon Serikat Yesus yang terkasih, yang disertai oleh para Pemimpin dan kerabat mereka, dan itu adalah harapan saya yang tulus agar peziarahan Yubileum kalian kaya dalam buah-buah rohani untuk kepentingan seluruh Serikat. Saya merangkul kalian secara rohani, remaja laki-laki dan remaja perempuan tercinta dari berbagai dekenat, paroki dan rumah doa Keuskupan Agung Milan, serta umat Keuskupan Cremona, pada kesempatan Pengakuan Iman kalian. Kepada kalian dan kepada seluruh orang sebaya kalian, khususnya para mahasiswa Sekolah Tinggi Keuskupan Ravenna-Cervia, saya berharap agar kalian dapat menghayati dalam kepenuhan pesan Paskah, selalu setia pada Baptisan kalian dan saksi-saksi yang penuh sukacita dari Kristus yang mati dan bangkit untuk kita.

Saya menyambut Misionaris Fransiskan Suster-suster Maria, di akhir Bab Umum mereka; dan umat Paroki Sakramen Mahakudus Bari, pada kesempatan seratus tahun berdirinya. Ini adalah keinginan tulus saya agar kunjungan kalian ke Roma bagi kalian semua merupakan kesempatan pembaharuan rohani.

Pemikiran penuh kasih sayang tertuju kepada kalian, orang-orang sakit yang terkasih, yang kepadanya saya menasihatkan untuk memandang terus kepada-Nya, yang mengalahkan maut dan yang membantu kita menerima penderitaan sebagai kesempatan berharga penebusan dan keselamatan. Akhirnya, saya mengundang kalian, para pengantin baru yang terkasih, untuk menghayati pengalaman keluarga kalian sehari-hari dengan tatapan kalian berpaling kepada Kristus yang bangkit, yang pada hari Paskah dikurbankan bagi kita.

[Sambutan kepada para peziarah berbahasa Inggris]

Saudara dan saudari terkasih : Dalam katekese lanjutan kita untuk Tahun Suci Kerahiman ini, kita sekarang mengakhiri perlakuan kita dari Perjanjian Lama dengan mempertimbangkan Mazmur 51, Miserere. Mazmur ini secara tradisional dipandang sebagai doa Raja Daud untuk pengampunan setelah dosanya dengan Batsyeba. Kata-kata pembukaannya : “Kasihanilah aku, ya Allah, menurut kasih setia-Mu”, adalah sebuah pengakuan dosa yang bergerak, pertobatan dan harapan yang meyakinkan dalam pengampunan Allah yang penuh kerahiman. Bersama-sama dengan permohonan yang tulus untuk dibersihkan dan ditahirkan dari dosanya, pemazmur menyanyikan pujian akan keadilan dan kekudusan Allah yang tak terbatas. Ia memohon pengampunan akan dosanya yang besar, tetapi juga karunia hati yang murni dan semangat yang teguh, sehingga, dengan demikian diperbarui, ia bisa menarik orang-orang berdosa lainnya kembali ke jalan kebenaran. Pengampunan Allah adalah tanda terbesar kerahiman-Nya yang tak terbatas. Melalui doa-doa Maria, Bunda Kerahiman, semoga kita menjadi saksi-saksi yang lebih meyakinkan terhadap kerahiman ilahi yang mengampuni dosa-dosa kita, menciptakan di dalam diri kita hati yang baru, dan memungkinkan kita untuk memberitakan kasih Allah yang mendamaikan kepada dunia.

[Penutup]

Saya menyambut para peziarah dan para pengunjung berbahasa Inggris yang ambil bagian dalam Audiensi hari ini, termasuk dari Inggris, Irlandia, Norwegia, Nigeria, Australia, Indonesia, Pakistan dan Amerika Serikat. Dalam sukacita Tuhan yang bangkit, saya memohonkan atas kalian dan keluarga-keluarga kalian kerahiman yang mencintai dari Allah Bapa kita. Semoga Tuhan memberkati kalian semua!

(Peter Suriadi – Bogor, 30 Maret 2016)

(http://katekesekatolik.blogspot.co.id/2016/03/wejangan-paus-fransiskus-dalam-audiensi_30.html)

Pengunjung FDNSC suka share di sosmed berikut:
« Older Entries