Category Archives: Daily Reading

RENUNGAN HARIAN PATER JULES CHEVALIER

Chevalier 2

31 OKTOBER

1926 Pulau Yule: “Pesta Kristus Raja dirayakan untuk pertama kalinya. Sakramen ditakhtakan. Saya menyerahkan umat kepada Hati Kudus”. (Catatan Boismenu)

Jumlah Besar Orang Kudus (1)

Dari seluruh umat manusia, berapakah orang yang kudus? Saya percaya, sebagain besar. Memang saya tahu: “Diluar Gereja tak ada keselamatan”. Itu betul. Akan tetapi yang dimaksud dalam ajaran ini ialah ‘Jiwa Gereja’. yang diperhitungkan sebagai jiwa Gereja ialah mereka yang dengan niat baik (bona fide) melakukan semua kewajibannya. (SC p.299)

01 NOVEMBER

1880 Pastor Lannuzel merayakan Misa pertama di Port-Breton, PNG.

1883 Henri Verius ditahbiskan Imam di Roma.

1885 Terbitan Warkat MSC Belgia pertama (Edisi Perancis dan Edisi Belanda).

1902 Suster MSC pertama tiba di Vunapope (PNG).

1955 Misa pertama di Generalat MSC,  Via Asmara 11, Roma.

1956 P. Alex Smulders MSC (Belanda) menjadi Administrator Provinsial Philipina.

1981 Regio MSC Kamerun didirikan, masuk dalam Provinsi Perancis.

Jumlah Besar Orang Kudus (2)

“Syukur bahwa Allah mendekap setiap jiwa ciptaanNya dengan jalinan cinta kasihNya”    (Pater Faber).

Demikian Allah mau menyelamatkan semua manusia dengan cintaNya yang kuat dan tak terbatas. Allah tidak mati di Salib untuk memperoleh hasil tebusan yang sedikit saja. PanenanNya akan besar dan berlimpah ruah. Dialah yang akhirnya akan menang. Hati Yesus sumber bahagia kita, penuh belaskasihan, menggembirakan hati kita dengan pengharapan besar. (SC p.299-300)

 

 

 

Pengunjung FDNSC suka share di sosmed berikut:
FacebookTwitterGoogle+LinkedInTumblrPinterestMySpaceShare

RENUNGAN HARIAN PATER JULES CHEVALIER

Chevalier 2

25 SEPTEMBER

1869 Kapitel Umum MSC pertama memilih Pater Jules Chevalier menjadi General, dan sebagai asisten P. Piperon, P. Vandel, P. Bazire dan P. Guyot.

Surat Kepada (Santa) Catarina Volpicelli
Situasi kami semakin tidak membaik. Perang tetap berlanjut dan membawa kecelakaan semakin bertambah. Semua karya di Perancis dihentikan; cuaca kering memburuk dan mulai mengakibatkan musibah. Bagaimana nasib kami nanti?
Para MSC mulai menyebar dan mengungsi. Saya sendiri tidak akan keluar dari rumah kami; Saya akan tinggal tetap, biarpun harus mati di sini.Terima kasih banyak atas tawaran Ibu, tetapi saya tidak dapat menerimanya. Mengenai uang yang mau Ibu kirim, saya kuatir bahwa taka da jalan aman untuk sampai di sini, sebab situasi di Italia juga kacau.
Dan mengenai Bapa Suci kita apa yang terjadi? Kami tidak tahu karena tidak menerima berita lagi. Rupanya tentara Italia menyerbu kota Roma. Akan tetapi di mana Pius IX?
Jangan lupa mendoakan kami. Saya senantiasa berdoa untuk Ibu bersama para suster.

(Issoudun 25 September 1870)

Pengunjung FDNSC suka share di sosmed berikut:

RENUNGAN HARIAN PATER JULES CHEVALIER

Chevalier 2

21 JULI

1873 Keputusan Dewan Umum MSC untuk mengutus Pater Chapel ke Toronto
1878 Issoudun; P. Chevalier berangkat ke Roma untuk ke sepuluh kalinya.
1896 P.H. Linckens diangkat menjadi provincial Provinsi Jerman yang baru dibentuk dan Superior biara MSC Hiltrup.
1982 Pater E. Cuskelly, mantal General MSC, menjadi Uskup Pembantu Brisbane (AUS) dan ditahbiskan di kota itu.

Penyilihan (2)
Yesus mengadakan Sakramen Ekaristi sebagai rangkuman segala karunia-Nya, pernyataan terulang cinta kasih-Nya bagi kita.
Pada umumnya kebaikan besar Yesus itu disambut orang dengan acuh tak acuh, tanpa terima kasih.
Dengarlah kata Yesus kepada Margaretha Maria: “Puteri-Ku, lihatlah bagaimana para pendosa menghina Aku.” Lalu Ia menampakkan diri-Nya kepada Santa itu sebagai Ecce Homo, tersobek, penuh luka dan memar, segenap tubuh-Nya diliputi darah. Dan Ia berkata dengan suara yang berduka cita:
“Tidak ada seorangpun yang saying, yang mau ikut menderita dan mengambil bagian dalam kesengsaraan-Nya pada jam ini? Para pendosalah yang menyebabkan Aku disengsarakan”.

(SC, p. 217-218)

Pengunjung FDNSC suka share di sosmed berikut:

RENUNGAN HARIAN PATER JULES CHEVALIER

Chevalier 2

13 JUNI

1891 Roma: Kongregasi para Uskup dan biarawan mengeluarkan dekrit mengenai “Sanationes” (pemulihan hal yang belum sah). Ia juga memerintahkan bahwa para asisten umum harus berdomisili bersama dengan general. Begitu P. Jouet tidak lagi asisten, namun tetap Prokurator Umum.
1895 Visitasi biara Roma oleh P. Chevalier beserta P. Piperon dan P. Lanctin. Audiensi pada Paus Leo XIII.
1946 Vikariat Papuasia dibagikan atas Vikariat Port Moresby dan Prefektur Samarai. Pater A. Sorin MSC menjadi Vikaris Port Moresby dan Administrator Samarai.

Hati Yesus Sebagai Sentrum

Yesus adalah ciptaan yang memberikan diri-Nya total kepada Allah. Gaya tarik-Nya dan puncak cita-cita-Nya adalah Allah. Persatuan Yesus dengan Allah, bukankah dengan istimewa terwujud dalam hati-Nya yang kudus.
Hati Allah menyerbu ke dalam ciptaan, terdorong oleh tarikan cinta kasih. Hati ciptaan menanjak menuju Allah oleh gaya tarik yang tak terlawan.
Dalam Yesus kedua hal itu terpadu, dipersatukan demikian erat sehingga dua hati menjadi satu. Hati yang satu itu adalah buah perjumpaan antara surge dengan bumi.
Inilah kecambah yang dinubuatkan para nabi. Langit memberikan dirinya laksana embun, awan-awan menurunkan hujannya maka tanah itu menumbuhkan tunas itu dari kolongnya. Seluruh ciptaan menuju pada satu tujuan, harus menghasilkan satu buah. Hasil buah yang dirindukan itu adalah hati-Mu, ya Yesus.

(SC, p. 96)

DAILY READING
June 13

1891 Rome: The Congregation of Bishops and Regulars issues a decree regarding the ‘sanationes’. It prescribes also that the general assistants must reside with the general; Father Jouë, therefore, is no longer assistant but remains General Procurator.
1895 Canonical visitations of the MSC House in Rome by Father Chevalier, accompanied by Fathers Piperon and Lanctin. They have also an audience with Pope Leo XIII.
1946 The Vicariate of Papua is divided into the Vicariate of Port Moresby ant the Prefecture of Samarai. Father A. Sorin (F) is appointed Vicar of Port Moresby and Administrator Prefect of Samarai.

The central place of the Heart of Christ

In Jesus creation gives itself to God totally;
it loses itself in God,
its supreme rapture and aspiration.
And doesn’t this union of love
take place above all in the Sacred Heart?
The Heart of God hastens down to his creation,
borne by the weight of an infinite love,
and the heart of creation rises towards God,
drawn by an attraction that dominates all others.
It is in Jesus that these two hearts meet,
and they unite so profoundly
that the two hearts become one,
and this single Heart
is the fruit both of heaven and of earth:
“See the sprout of which the Prophets spoke!
The heavens have given it like dew,
the clouds have poured it out like rain,
and the earth has seen it spring from within it.
Creation has a purpose, it has one fruit to produce:
it is your Heart, my Jesus!” (Mgr. Baudry)
(SC, p. 76)

Pengunjung FDNSC suka share di sosmed berikut:

RENUNGAN HARIAN PATER JULES CHEVALIER

Chevalier 2`

02 APRIL

1867 Seminari Issoudun menerima murid yang pertama Lucien Cattin. Ia membawa uang asrama 588 gobang, sumbangan dari 588 orang (dikemudian hari ia menjadi misionaris Yesuit).

Takutilah Musuh Dari Dalam

Musuh yang paling berbahaya dan harus ditakuti, bukan dari luar, melainkan dari diri kita sendiri. Kodrat kita adalah sarang keinginan yang meradang, yang merupakan godaan.
Hawa nafsu yang melimpah dalam hati kita, kebiasaan-kebiasaan yang jahat inilah penghalang-penghalang keselamatan kita.
Betapa banyak orang Kristen, imam, biarawan yang dahulu penuh semangat bernyala-nyala, lama-kelamaan menjadi lesu dan meninggalkan jalan yang baik. Karena mereka tidak tabah. “Siapa yang menyangka bahwa ia teguh berdiri, hati-hatilah supaya ia jangan jatuh” (1 Kor. 10:12)

(Renungan 1. p.218)

Pengunjung FDNSC suka share di sosmed berikut:

RENUNGAN HARIAN PATER JULES CHEVALIER

Chevalier 2

01 APRIL

1874 Garcia Moren, Presiden Equator, menyurat ke Issoudun agar istrinya Mariana dan puteranya Gabriel, dicatat sebagai anggota persaudaraan Bunda Hati Kudus.
1912 Visitasi pertama Provinsi PBHK Australia oleh Sr. Valerie dan Sr. Therese Jean.

Surat Kepada Guyot, Penerimaan Misi Melanisia

Para rasul juga berkeberatan, waktu Yesus memesan mereka agar menurunkan jala mereka. Guru itu mendesak dan Petrus menyerah, dengan bimbang dan tanpa harapan: “Karena Engkau menyuruh-Nya, aku akan menebarkan jala juga (Luk. 5:5). Cerita selanjutnya menyatakan bahwa ketaatannya dibalas dengan limpah. Janganlah kita memprotes seperti Petrus. Pertimbangan manusiawi harus menghilang di hadapan kehendak Guru. Mari kita berserah diri sepenuh hati. Ketaatan kita kepad aAllah secara buta tetapi penuh keberanian, mustahil dijadikannya pohon kecelakaan. Pasti kita boleh mengharapkan dan akan memperoleh mukjizat perlindungan Ilahi. Percayalah.
Pater tahu beberapa karya kita telah dimulai dalam pertentangan yang lebih rumit lagi. Namun demikian berkat perkembangan peristiwa yang tentu diatur Tuhan, kita maju dan berhasil. Dewasa ini kita melihat bahwa Allah menuntun segala sesuatu. Sehingga kita merasa selamat dan beruntung. Pater yang baik, percayalah. Saya yakin bahwa masa depan akan membenarkan keputusan kita. Mari kita bersatu dalam pengharapan, dedikasi dan cita kasih. Kalau Pater tidak mau memikul tanggung jawab atas karya misi ini, hendaklah menyerahkan dirimu kepada kebijaksanaan superiormu. Berilah kepercayaan kepada saya dan saya akan menanggung semuanya. Saya pikir bahwa Pater tidak akan menyesalkannya.

(Issoudun 1.4.1881)

Pengunjung FDNSC suka share di sosmed berikut:

RENUNGAN HARIAN PATER JULES CHEVALIER

Chevalier 2

28 MARET

1898 Dari tanggal 22 Maret sampai 6 April pelayaran P. Boismenu yang penuh bahaya dari P. Yule ke P. Thursday laut bergelora, layar-layar diturunkan; air memasuki kapal; nahkoda gelisah. Ia menulis pada tanggal 28 Maret “Malam yang dahsyat. Kami melewati karang batu itu jam dua tengah malam”.
1937 P.H. Keliner MSC (Jer) meninggal dalam tahanan di Cina.

Cinta Kepada Musuh
Kita tidak boleh menyimpan dendam terhadap musuh. Jika terluka oleh tingkahnya, bukan saja balas dendam dan kebencian dilarang, bahkan kita harus memaafkan: “Ampunilah dan kamu akan diampuni” (Luk. 6:37) Begitu ditetapkan Tuhan.
Memang Allah berhak membalas dengan keras dosa kejahatan dan kesalahan harian kita, tanpa ampun. Akan tetapi tidak demikian: Ia senantiasa penuh kebaikan dan kelembutan terhadap kita. Kita sendiri berlaku demikian pada mereka yang menentang kita? Acapkali terjadi kita tidak mau menyapa mereka, atau berbicara dengan mereka dengan wajah dingin dan kata-kata tuduhan.
Yesus memberi perintah bahwa kita harus mencintai musuh (Mat 5:44). Memang rasanya berat, akan tetapi harus, jika kita mau disebut murid-murid dan sahabat Hati Kudus.
Banyak orang Kristen bersalah dalam hal ini. Kata mereka: Saya tidak ingin dia rugi atau celaka; akan tetapi menengok atau menyapa dia, jangan harap. saya merasa terlalu tersinggung”. Kata dan perasaan demikian tidak kristiani.

Renungan 1, p.322-323)

Pengunjung FDNSC suka share di sosmed berikut:

RENUNGAN HARIAN PATER JULES CHEVALIER

Chevalier 2

08 PEBRUARI

1894 Pater Th. Reyn, Pater Jules Vandel dan dua Frater Skolastik meninggalkan tarekat dan mohon doa restu Pater Chevalier untuk mendirikan karya misi baru di Belgia. (Pater P. Vandel akhirnya kembali, ia akhirnya berangkat ke Sydney Oktober 1894).
1925 Propinsi Jerman, yang didirikan pada tahun 1897, dibagi atas dua propinsi, Jerman Utara dan Jerman Selatan.
1927 Didirikan region MSC USA dalam tanggung jawab propinsi Jerman Utara.

Hati Tubuh Mistik
Meskipun bangsa manusia terdiri dari berbagai macam tipe, namun demikian merupakan satu tubuh yang sedarah, unum corpus multi sumus.
Nah, hati yang menghidupi semua anggota tubuh yang besar itu ialah Hati Yesus. Dia saja yang memadukan dan mempersatukan kita dengan Allah. Bila kita terlepas dari Dia, maka kita akan tercerai-berai, menghilangkan hidup ilahi yang terpancar dari hati itu dan menghilangkan pula rasa persaudaraan antar manusia.
Jadi Hati Ilahi itu adalah pusat yang dikelilingi segala hati. Dialah pertambatan yang kokoh, yang mengikat surga dan bumi yang sudah lama terpisah, jembatan di atas tubir yang dalam, tubir yang menceraikan manusia dari Allah.

(Keterangan dalam “Messeger du S.C. de Jesus”, Juni 1865, p.529)

FEBRUARY 08

1894 Fathers Theophile Reyn and Jules Vandel and two scholastics leave the Congregation and ask Father Chevalier for his blessing, to start a new institute in Belgium. (Father Vandel will rejoin the MSC later and will go to Sydney in October 1894.
1925 Erection of the North and the South German Province, by the division of the “German” Province, erected in 1897.
1927 Erection of the USA District of the MSC, entrusted to the North German Province.

The Heart of the Mistical Body
Though composed of different members,
humanity forms one body and blood,
Unum corpus multi sumus.
The heart that gives life
to all the members of this great body
is the Heart of Jesus.
He alone unites us together
and he alone unites us also to God.
As soon as we separate ourselves from him,
we separate ourselves from one another
and we lose the true feeling of human fraternity
by losing the life of God,
which is its source.
This divine Heart is the centre
around which all hearts gravitate.
It is the sacred bridge
thrown across the bottomless chasm
that separates divinity from humanity.

(Article in the Messager du S.C. de Jesus,
Tome VII; June 1865, p.529)

 

Pengunjung FDNSC suka share di sosmed berikut:

RENUNGAN HARIAN PATER JULES CHEVALIER

Chevalier 2

03 PEBRUARI

1891 Setelah P. Guyot mengirim surat berhenti sebagai Asisten Umum, P. Maillard dipilih untuk menggantikannya.
1891 Dewan Umum MSC memprotes bahwa P. Klotz sekretaris kapitel membawa keluar akta kapitel tanpa izin.

Saling menghormati dalam Tarekat (1)
• Hendaklah para misionaris menyadari dalam Hati Yesus, bahwa mereka anggota satu keluarga, anggota satu tubuh, sedemikian rupa sehingga kebaikan dan kesalahan seseorang menjadi kesalahan dan kebaikan semua. Semua Misionaris Hati Kudus merupakan satu hati dan satu jiwa (Kis. 4:32).
• Hendaklah mereka menjauhi percekcokan dan perselisihan, pencederaan dan pengumpatan, dendam dan kecemburuan. Sebagai peneladan Hati Yesus, hendaklah mereka saling mencintai dengan iklas, bergaul dengan budi bahasa yang timbul dari kebaikan hati, tanpa membedakan tabiat bahasa atau bangsa. Semoga mereka dengan senang hati saling membantu dengan contoh teladan, doa, harapan, dan nasehat dalam segala peristiwa kehidupan.

(Konstitusi MSC 1877. p. 54-55)

FEBRUARY 3

1891 Since Father Guyot has sent a letter of resignation as general assistant, Father Maillard is elected to replace him.
1891 The MSC General Council protests against the removal of the acts of the General Chapter, taken away, without authorization, by the Secretary of the Chapter , Father Klotz.
Concerning mutual respect (1)
Let them always keep in mind
that in the Heart of Jesus
all are members
of the same family and the same body,
so that the blessings and trials of each
are common to the whole body,
and all the Missionaries of the Sacred Heart
form but one heart and one soul (Acts 4:32).
Let them carefulluy avoid
every sort of dissension or discord,
quarrelling or detraction,
hatred or jealousy.
Imitators of the Heart of Jesus,
let them feel affection
and genuine charity for one another,
anticipating one another with kindness,
not taking into account differences
of character, language or country.
They will delight in helping one another
by giving good example in everything,
by prayer, advice, admonition
and by every means possible.

(Constitutiones MSC 1877, Chap. IX, n. 1)

Pengunjung FDNSC suka share di sosmed berikut:

RENUNGAN HARIAN PATER JULES CHEVALIER

Chevalier 2

28 JANUARI

1891 Pater Chevalier bersurat kepada Pater Guyot untuk membela Pater Jouet.
1926 PrefekturTahuapa, Zaire, yang dilayani MSC Belgia sejak 1924 mendapat nama Prefektur Coquilhatvikle.
1965 Suster MSC PNG yang pertama pulang ke Vunapope sesudah pendidikannya di Melbourne (Aus).

Kaul Ketaatan (4)

• Jika suatu kali terjadi bahwa bawahan berpendapat di depan Allah seorang superior mengambil suatu keputusan berdasarkan pengertian yang salah, dan takut bahwa pelaksanaan perintah itu akan merugikan dirinya atau orang lain, maka ia harus memberitahukannya kepada superior, dengan rendah hati dan dengan niat yang murni dan lurus. Sesudah itu entah perintah itu diubah atau tidak, ia tetap tenang, sambil menyerahkan hal itu ke tangan Allah, yang diwakili oleh superior.
(Konstitusi MSC 1877, p.39)

JANUARY 28

1891 Letter of Father Chevalier to Father Guyot in which he defends Father Jouet.
1926 The Prefecture of Tshuapa, Zaire, entrusted to the Belgian MSC Province of Coquilhatville.
1965 First Papua New Guinean MSC Sister returns to Vunapope, after formation in Melobourne (AUS).

The vow of obedience (4)
When a subject judges before God
that the command of a Superior
is based on a false presumption,
and prudently fears
that carrying it out may be harmful
for himself or others,
he should humbly and with a pure intention
advise the Superior of this.
After having informed him once however,
he should be prepared to remain quite at peace,
whether the command is changed or not,
and to put everything in God’s hands
whose place the Superior holds.

(Constitutiones MSC 1877, Chap.V, art. 3, n.9
Formula Instituti Par. IV, III, n. 6)

Pengunjung FDNSC suka share di sosmed berikut:
« Older Entries