RENUNGAN HARIAN PATER JULES CHEVALIER

Chevalier 2

08 PEBRUARI

1894 Pater Th. Reyn, Pater Jules Vandel dan dua Frater Skolastik meninggalkan tarekat dan mohon doa restu Pater Chevalier untuk mendirikan karya misi baru di Belgia. (Pater P. Vandel akhirnya kembali, ia akhirnya berangkat ke Sydney Oktober 1894).
1925 Propinsi Jerman, yang didirikan pada tahun 1897, dibagi atas dua propinsi, Jerman Utara dan Jerman Selatan.
1927 Didirikan region MSC USA dalam tanggung jawab propinsi Jerman Utara.

Hati Tubuh Mistik
Meskipun bangsa manusia terdiri dari berbagai macam tipe, namun demikian merupakan satu tubuh yang sedarah, unum corpus multi sumus.
Nah, hati yang menghidupi semua anggota tubuh yang besar itu ialah Hati Yesus. Dia saja yang memadukan dan mempersatukan kita dengan Allah. Bila kita terlepas dari Dia, maka kita akan tercerai-berai, menghilangkan hidup ilahi yang terpancar dari hati itu dan menghilangkan pula rasa persaudaraan antar manusia.
Jadi Hati Ilahi itu adalah pusat yang dikelilingi segala hati. Dialah pertambatan yang kokoh, yang mengikat surga dan bumi yang sudah lama terpisah, jembatan di atas tubir yang dalam, tubir yang menceraikan manusia dari Allah.

(Keterangan dalam “Messeger du S.C. de Jesus”, Juni 1865, p.529)

FEBRUARY 08

1894 Fathers Theophile Reyn and Jules Vandel and two scholastics leave the Congregation and ask Father Chevalier for his blessing, to start a new institute in Belgium. (Father Vandel will rejoin the MSC later and will go to Sydney in October 1894.
1925 Erection of the North and the South German Province, by the division of the “German” Province, erected in 1897.
1927 Erection of the USA District of the MSC, entrusted to the North German Province.

The Heart of the Mistical Body
Though composed of different members,
humanity forms one body and blood,
Unum corpus multi sumus.
The heart that gives life
to all the members of this great body
is the Heart of Jesus.
He alone unites us together
and he alone unites us also to God.
As soon as we separate ourselves from him,
we separate ourselves from one another
and we lose the true feeling of human fraternity
by losing the life of God,
which is its source.
This divine Heart is the centre
around which all hearts gravitate.
It is the sacred bridge
thrown across the bottomless chasm
that separates divinity from humanity.

(Article in the Messager du S.C. de Jesus,
Tome VII; June 1865, p.529)

 

Pengunjung FDNSC suka share di sosmed berikut:
FacebookTwitterGoogle+LinkedInTumblrPinterestMySpaceShare

Comments

comments

Powered by Facebook Comments