SURAT IBU MARIE LOUISE HARTZER

???????????????????????????????

SURAT NO. 10

Semoga Hati Kudus Yesus dikasihi di mana-mana.

Thuin, 12 September 1905

Anak-anakku terkasih, sebagaimana aku tidak mampu mengunjungi anda secara perorangan, sebagaimana para Suster di Belgia, maka secara Rohaniah saya ingin ada di lingkungan anda untuk sekedar menyampaikan, betapa sering pikiran ku melayang kepada anda. Maka aku bersembah sujud di hadapan Sakramen Maha Kudus dan Bunda Hati Kudus. Sebagai bukti, bahwa kami tidak melupakan anda, maka kini kami angkat kembali keputusan bagi Muder Liguori sebagai Overste sejak 1905.

            Beliau pribadi yang baik dan berpasrah. Pasti beliaupun kini akan berbuat baik pula terhadap anda, dan barangkali juga akan lebih baik lagi. Karena beliau tampak lebih meningkat dalam kesalehan dan persatuan kepada Tuhan Yesus dan Maria. Sehingga beliaupun akan lebih menghantar anda kepada Tuhan.

            Maka dari itu anak-anakku terkasih, hendaklah anda menyatu dengannya dan taat berhubung dengan tugasnya sebagai Overste merupakan beban yang cukup berat. Hendaknya anda meringankan tugasnya itu dengan ketatan, kerendahan hati, berpasrah dan cinta kepadanya. Karena kerendahan dan cinta kasih merupakan keutamaan yang tiada hentinya untuk dipupuk dan dikembangkan.

            Cintailah sesamamu bagaikan saudaramu sejati. Maka Tuhan Yesus dan Bunda Hati Kudus akan memberkati anda dan  jika anda inginkan juga agar diturunkan berkat dari surga untuk Kongregasi kita yang kecil dan bagi Perancis yang malang itu. Memanglah, betapa besar dibutuhkan sekarang akan jiwa-jiwa yang perwira yang memberi silih & pemulihan. Betapa banyaklah kini jiwa yang demikian perwira untuk memberikan silih atas sedemikian banyak kejahatan yang kini telah menduduki sebagian besar dunia kita ini. Yang pasti akan menyebabkan siksaan bagi Tuhan. Betapa sering terjadi dosa-dosa, pelanggaran sakrilegi dan penghinaan terhadap patung Bunda kita dan Hati Kudus terlebih lagi pada salib. Betapa mengerikan kebencian terhadap agama. Betapa dahsyat kelicikan setan dalam memperjuangkan siksa bagi jiwa-jiwa terutama di antara anak-anak.

            Maka sebaliknya, hendaklah kita semakin rajin dalam perjuangan untuk segala kebaikan sebagaimana orang lain rajin berbuat jahat. Hendaklah kalian berjuang dengan kurban dan doa kita. Agar banyaklah jiwa kami rengkuh kembali dari kekuasaan setan.

            Mengenai kami, bagaikan seekor burung yang hinggap di ranting yang tidak tahu menahu dengan pasti : akan menetap di Issoudun atau tidak. Namun kami tetap berkanjang pada Hati Kudus Yesus, Maria dan Santo Yusuf yang pasti tidak akan meninggalkan kami. Marilah kita semakin menyucikan diri, maka Sang Guru Illahi akan memperjuangkan selebihnya.

            Doakanlah saya banyak-banyak, anakku yang terkasih. Sebagaimana akupun mendoakan anda dan selalu percaya akan bakti kebundaan dalam Hati Kudus Yesus.

 

TTD

Sr. Marie Louise

 

 

Pengunjung FDNSC suka share di sosmed berikut:
FacebookTwitterGoogle+LinkedInTumblrPinterestMySpaceShare

Comments

comments

Powered by Facebook Comments